Day 2 – Sushi

Conveyor Sushi^^

Mengunjungi Jepang tentunya tidak boleh melewatkan kuliner ikoniknya, yaitu S-U-S-H-I. Berhubung ini merupakan acara travelling low-budget jadi saya memutuskan untuk mengunjungi restoran sushi SUSHIRO. Katanya sih ini termasuk restoran sushi yang lumayan murah, bahkan jika dibandingkan harganya lebih murah dari Sushi Tei di Indonesia.

Harga sushinya beragam (tergantung jenis topping-nya) dan kebanyakan harga per piring-nya 100 yen plus pajak jadi sekitar 108 yen. Dengan kurs yen ke rupiah saat itu adalah 1 yen = 120 rupiah berarti harga sushi per piring sekitar 13 ribu! 1 piringnya terdiri dari 2 buah sushi dan kita bisa memesan makanan yang kita inginkan pada touch screen di depan kita.

Order from Tab
Salad Trio (From Left : Crab, Tuna, Corn) with only 120 yen Super Worth

Selain sushi, kita juga bisa memesan makanan lain, seperti ramen, udon, minuman, dan dessert. Untuk minuman kita ada diberikan ocha gratis dan jika menginginkan jus atau minuman lain bisa memesan di screen. Ramen dan udonnya rasanya standard sih sebenarnya, cuma buat kenyangin perut kata si koko.

Dessertnya cukup memuaskan, saya pesan cheese cake dan panacotta. Selain itu uniknya ada tempura labu kuning! Dan rasanya enak, seperti ubi jalar goreng tepung. Untuk sushinya ada banyak varian topping dari sayuran sampai seafood. Saya cobain yang rasa jagung mayones, udang, sama raw squid. Saya bukan penggemar raw sushi, tapi penasaran karena bentuk sushinya bagus banget. Raw squid-nya terlihat sangat bagus dan menggoda. Rasanya enak, tidak bau amis, tetapi yang kurang saya suka adalah plum di atasnya. Rasanya sangat asem bercampur dengan rasa wasabi yang pedas jadi terasa aneh di lidah saya.

Fried Pumpkin .. Nyum..Nyum
Sushi

Selesai makan saya memencet screen untuk meminta pelayan menghitung bill dan kami membawa bill tersebut ke kasir. Surprisingly, totalnya hanya sekitar 1800 yen (sekitar 216 ribu) untuk 2 orang. Itu mungkin dikarenakan kami tidak memesan sushi terlalu banyak. Saya lupa berapa piring sushi yang kami habiskan, sepertinya sekitar 5-6 piring, 1 mangkuk ramen, 2 dessert, dan 1 minuman.

Cheese Cake with Caramel on Top ^^

Restoran ini cukup recommended tetapi disarankan untuk pergi ke sana lebih awal dari jam makan karena antriannya sangat lama. Saya menunggu giliran saya dipanggil hampir 1 setengah jam karena penuhnya Sushiro ini.

For Reference : http://www.akindo-sushiro.co.jp/en/


Day 3 – Ueno Zoo (part 1)

Hari ketiga saatnya mulai main sepuasnya. Pertama-tama saya mengunjungi Ueno Zoo, letaknya tidak terlalu jauh dari Ueno Station sekitar 5 menit dengan berjalan kaki. Untuk tiket masuknya 600 yen per orang. Ueno Zoo ini terletak di daerah Ueno Park dan di sekitarnya juga banyak terdapat museum menarik.

Masuk ke dalam Ueno Zoo kami disambut oleh antrian panjang untuk melewati kandang panda. Ueno Zoo ini sangat luas dan terdiri dari 2 bagian yang dihubungkan dengan jembatan. Kita juga bisa naik monorail mini yang menyambungkan kedua bagian Ueno Zoo. Karena naik keretanya bayar, jadi kita memutuskan untuk jalan kaki saja (hemat bro hemat).

Panda lagi asyik makan bambu
Kandang monyetnya di buat seperti habitatnya

Di Ueno Zoo ini terdapat beraneka ragam hewan, ada gorilla, flamingo, pinguin, kera jepang, kapibara aka marmot raksasa, beruang Hokaido yang besar, dan polar bear! Tetapi untuk polar bearnya terlihat stres karena berjalan bolak-balik terus-menerus. Selain itu juga ada ruangan indoor untuk hewan nokturnal dan reptil.

Hokkaido Bear
Jenis Beruangnya juga banyak

Ueno Zoo ini cukup recomended terutama untuk keluarga yang membawa anak-anak. Lokasinya juga strategis karena di sekitarnya banyak terdapat wisata museum dan taman. Untuk post selanjutnya saya akan membahas makan ramen di Ichiran dan main ke National Museum. Stay tune ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *