Hola setelah sekian lama akhirnya saya berhasil mengumpulkan niat untuk menulis mengenai perjalanan hari ke-3 saya di Belitong. Untuk perjalanan hari ke-3 ini tidak banyak yang bisa saya tulis karena keindahan alamnya sulit dituangkan dalam kata-kata. Di hari ke-3 ini kami akan mengeksplorasi 7 pulau di daerah Belitung Utara. Karena destinasi yang dituju cukup banyak, Mas Jack akan menjemput kami pukul 07.30 di lobi hotel.

IMG_20170923_081042-01-01

IMG_20170923_090242_HDR-01

Perjalanan hari ke-3 pun dimulai, kami dibawa ke pelabuhan Tanjung Kelayang untuk menaiki perahu yang membawa kami island hopping. Kami bertemu dengan Mas Bayu, sang pilot drone yang akan merekam beberapa video dokumentasi selama island hopping tersebut. Fyi, untuk dokumentasi tour ini sangat sangat bagus dan memuaskan loh. Yang kepo, boleh cek di IG saya, ada post hasil editan video oleh Mas Bayu yang keceh banget.

DCIM100GOPROGOPR0637.
Pulau Burung Garuda

Oke perahu pun berangkat, pertama kami menuju ke Pulau Burung Garuda. Pulau ini dinamakan Burung Garuda karena tumpukan batu di pulau ini menyerupai kepala Burung Garuda. Di pulau ini kami tidak bisa mendekat dan berlabuh karena banyaknya jumlah karang di sekeliling pulau. Jadi kami hanya mengambil foto dari atas perahu. Untuk pulau-pulau di sebelah Utara ini didominasi oleh batu-batu besar yang memperindah pemandangan.

IMG_20170923_090026_HDR-01
Puas berfoto-ria, kami dibawa menuju ke Pulau Burung. Di sini kami akan mengambil banyak video dengan menggunakan drone. Pemandangannya sangat indah dan sulit dilukiskan dengan kata-kata. Warna air lautnya adalah hijau emerald dengan gradiasi berwarna biru.

IMG_20170923_090405_HDR-01

Screenshot_2017-09-23-21-13-53-307_com.miui.videoplayer-01

Screenshot_2017-09-23-21-19-30-016_com.miui.videoplayer-01

Screenshot_2017-09-23-21-23-57-521_com.miui.videoplayer-01

Screenshot_2017-09-23-21-28-45-784_com.miui.videoplayer-01
Pulau Burung

Selanjutnya kami menuju ke Pulau Pasir, yaitu pulau kecil yang hanya muncul di kala pagi hari saat air laut sedang surut. Namun sayangnya kami terlalu telat menuju ke sana sehingga pulaunya sudah hampir hilang tertutupi air laut. Jadi kami langsung menuju Pulau Lengkuas untuk bersiap-siap snorkeling.

IMG_20170923_103405_HDR-01

Di pulau Lengkuas ini kami beristirahat sejenak sambil menikmati kelapa muda segar dengan harga 25ribu/batok (ini di luar paket tour jadi kita bayar sendiri). Di Pulau Lengkuas ini terdapat sebuah mercusuar setinggi 70m. Mercusuar yang dibangun tahun 1882 ini masih beroperasi hingga sekarang untuk membantu navigasi kapal-kapal yang keluar masuk Tanjung Binga. Sayangnya kami tidak sempat untuk naik ke atas mercusuar, padahal pemandangan dari atas mercusuar itu sangatlah indah!

Screenshot_2017-09-23-21-34-04-951_com.miui.videoplayer-01
Pulau Lengkuas

20170923_113236-01

Saatnya berangkat snorkeling yuhuu! Dengan menggunakan perahu kami dibawa ke spot snorkeling Pulau Lengkuas ini. Kondisi langit yang agak mendung membuat pemandangan dalam laut menjadi kurang jernih dan agak gelap. Kami diberikan beberapa biscuit untuk memberi makan ikan-ikan di sana. Jumlah ikannya sangat banyak, apalagi di saat kami memberikan remah-remah biscuit dalam air. Terumbu karangnya juga sangat indah (semoga dirawat dengan baik jadi tidak rusak ya keindahan bawah lautnya).

GOPR0889-01

GOPR0989-01

Dan ini merupakan pengalaman snorkeling saya yang pertama. Awalnya berasa excited ya bisa melihat keindahan dalam lautan, beberapa menit kemudian saya mulai merasa lelah (apakah ini efek umur TT). Belum lagi kalau air laut masuk ke dalam hidung, rasanya sakit. Tapi hal itu sebanding dengan apa yang dapat saya nikmati dari pemandangan tersebut. Oh ya, katanya kalau kita bisa menangkap ikan, maka kita akan dibayar 5ribu loh per ekor ikannya. Tetapi ikannya sangat gesit sehingga hampir mustahil untuk menangkapnya.

GOPR0948-01

GOPR0945-01

Lelah snorkeling dan berkecimpung di laut, kami kembali naik ke perahu dan menuju Pulau Kepayang untuk makan siang. Di pulau ini kami dijamu dengan beraneka seafood yang rasanya luar biasa, ditambah dengan rasa lapar karena habis bermain air tadi. Ada ikan pepes, ikan gangan, cumi goreng, kangkung belacan, dan kepiting! So far, cumi goreng di sini merupakan favorit saya karena rasanya empuk dan mudah digigit (tidak terlalu kenyal). Di pulau ini dulunya ada tempat penangkaran penyu, tetapi sudah ditutup.

IMG_20170923_132235-01

GOPR1011-01
Pulau Kepayang

Karena langit terlihat sudah sangat mendung, kami bergegas berangkat menuju ke pulau berikutnya, yaitu Pulau Batu Berlayar. Tidak lupa kami membawa turun floatist float unicorn yang sudah hampir kempes (karena dijemur di atas kapal dari tadi pagi TT).

20170923_143457-01
Pulau Batu Berlayar

Lanjut berikutnya ke pulau terakhir dari rangkaian Island Hopping ini, yaitu Pulau Kelayang. Di pulau ini terdapat sebuah goa yang terbentuk dari batuan-batuan besar di bagian belakang pulau loh. Untuk memasuki goa ini butuh sedikit perjuangan karena kita harus berjalan di atas batu-batu yang agak licin. Goa ini sendiri tembus ke bagian belakang Pulau Kelayang. Di sini kita bisa melihat langsung Pulau Burung Garuda yang terletak di seberang.

GOPR1166-01

DCIM101GOPROGOPR1206.
Penampakan Pulau Burung Garuda di seberang

DCIM101GOPROGOPR1231.

Acara Island Hopping kami pun berakhir dengan sedikit luka-luka akibat terpeleset di batu dan tergores karang, tetapi kapan lagi bisa menikmati hal seperti itu kan? Kami kembali berlayar ke pelabuhan Tanjung Kelayang untuk bersih-bersih sebelum menuju ke Pantai Laskar Pelangi (Pantai Tanjung Tinggi).

IMG_20170923_172843_HDR-01

Screenshot_2017-09-23-21-04-21-409_com.miui.videoplayer-01

Pantai ini diberikan julukan Pantai Laskar Pelangi karena tempat ini merupakan salah satu lokasi syuting untuk film Andrea Hirata yang terkenal tersebut. Kami menikmati sunset terakhir kami di Pulau Belitong karena besok pagi kami sudah harus pulang kembali ke Jakarta.

IMG_20170923_173347-01

DJI_0867-01
Pantai Tanjung Tinggi

Screenshot_2017-09-23-21-09-03-886_com.miui.videoplayer-01

Setelah menikmati sunset kami dibawa ke toko oleh-oleh untuk berburu cenderamata dan makanan khas Belitong. Untuk makan malam terakhir kami dibawa ke Pondok Kelapa yang menyajikan makanan Chinese Food. Kami dijamu dengan ikan asam manis, capcay, ayam kecap, dan sop hangat.

IMG_9311-01

IMG_9314-01

Sebelum pulang, Mas Jack mengatakan masih ada sisa coffee break 1 kali yang belum kami nikmati, sehingga kami memutuskan untuk nongkrong cantik dulu di Warkop Kong Djie, salah satu warung kopi tertua di Belitong ini. Kami memesan beberapa gelas kopi susu dan pisang goreng untuk menemani obrolan kami di malam terakhir ini.

IMG_9322-01

20170923_210655-01

20170923_211034-01

Sekian perjalanan saya selama 3 hari penuh di Belitong, semoga bisa menjadi panduan dan review yang baik untuk kalian yang ingin berlibur ke Belitong. Fyi, penduduk di Belitong ini baik-baik dan tingkat kejahatannya cukup rendah (menurut informasi dari guide kami), jadi tidak perlu khawatir untuk berkunjung ke sana.

DCIM101GOPROGOPR1247.
Foto bareng Mas Jack (guide yang setia menemani sepanjang tour 4 hari) dan Mas Bay (sang pilot drone yang dihujani dengan request aneh-aneh dari kami)

Berikut video dokumentasi perjalanan kami di Belitong, enjoy!

https://www.instagram.com/p/BZfkeAxn59l/?taken-by=ocvianautomo

Note: Semua foto di blog Eksplorasi Belitong ini tidak hanya jepretan saya tetapi juga merupakan comotan dari jepretan dari teman-teman, Mas Jack, dan Mas Bay. Thanks all! See you on next trip!

Cheers,
Ocvi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *