Setelah tidur nyenyak semalaman, kami kembali bangun pagi di hari kedua karena akan berangkat dari pagi menyusuri Leebong Island Tour. Pukul 07.30 kami turun ke restoran hotel untuk breakfast terlebih dahulu. Untuk menu breakfast cukup oke, walaupun variasinya tidak sebanyak breakfast hotel berbintang 5 ya. Pagi itu ada menu nasi goreng khas Belitung, ayam gulai, tempe orek, mie goreng, dan lontong. Tersedia juga buah semangka dan pudding sebagai hidangan pencuci mulut. Untuk minuman ada teh, kopi, jus jeruk, dan air putih. Sayangnya di breakfast ini tidak disediakan roti atau toast. Tapi overall makanannya cukup enak kok.

IMG_20170922_080144_HDR-01
Menu Breakfast di hari kedua
IMG_20170922_080122_HDR-01
Makan nasi goreng untuk sarapan pagi ini

Jam 08.00 tepat Mas Jack sudah tiba di lobby hotel untuk menjemput kami. Sebelum menuju ke Leebong Island, kami memutuskan untuk mengunjungi Danau Kaolin terlebih dahulu. Danau Kaolin ini bukan merupakan bekas kawah gunung seperti Kawah Putih di Ciwidey, tetapi merupakan bekas pertambangan Kaolin yang telah ditinggalkan. Sayang sekali sekarang wisatawan sudah dilarang turun ke bawah. Tetapi pemandangan dari atas juga luar biasa indah loh.

IMG_20170922_085752_HDR-01
Pose cantik dulu di Danau Kaolin
IMG_20170922_085436_HDR-01
Keindahan Danau Kaolin
IMG_20170922_090602-01
Euforia setelah menikmati pemandangan indah

Kami akan berangkat menuju ke Pelabuhan Tanjung Ru yang terletak di sebelah selatan Pulau Belitung untuk menaiki perahu yang membawa kami ke Leebong Island. Perjalananan ke Tanjung Ru dari Danau Kaolin memakan waktu sekitar 1 jam. Sesampai di pelabuhan, kami menunggu perahu yang akan kami gunakan datang. Karena paket tour ini merupakan private tour, maka kami menggunakan perahu khusus untuk kami berenam saja.

DCIM100GOPROGOPR0083.
Di perahu menuju Pulau Pasir
DCIM100GOPROGOPR0146.
Di foto terlihat ceria, aslinya sudah deg-degan takut perahu miring

Sebelum ke Leebong Island, kami mampir terlebih dahulu ke Pulau Pasir. Jadi Pulau Pasir ini merupakan pulau yang terbentuk pada saat air surut di pagi hari. Kalau sore baru ke sana mungkin pulaunya sudah hilang semua kali ya. Pemandangan di sini sangat luar biasa. Pasirnya berwarna putih berpadu dengan warna laut emerald. Di Pulau Pasir ini juga terdapat ayunan dan hammock sebagai properti foto. Selain itu juga terdapat sebuah gazebo sebagai tempat berteduh dari teriknya matahari.

DCIM100GOPROGOPR0267.
Spot foto di Pulau Pasir
DCIM100GOPROGOPR0235.
Kapan lagi bisa main ayunan di tengah pulau yang dikelilingi laut?
DCIM100GOPROGOPR0352.
Berteduh di dalam gazebo biar gak makin hitam

DCIM100GOPROGOPR0350.DCIM100GOPROG0040181.

Puas berfoto ria dan menikmati keindahan Pulau Pasir, kami kembali ke perahu untuk berangkat menuju ke Leebong Island Resort. Sesampai di sana waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 siang yang menandakan waktunya makan siang. Di sini kami dijamu cukup mewah loh dengan 6 jenis lauk. Ada ikan pepes, ikan panggang, ayam goreng, cumi goreng, dan cah kangkung. Untuk minuman juga tersedia minuman all you can drink, berupa teh, kopi, dan air putih.

IMG_20170922_124155_HDR-01

IMG_20170922_124206-01
Makan siang di restoran outdoor Leebong Island Resort

Setelah menyantap makan siang dan beristirahat sejenak, kami dibawa Mas Jack untuk mengelilingi Leebong Island ini. Di bagian belakang pulau terdapat sebuah pantai dengan 3 gazebo di tepi laut. Kesempatan ini kami manfaatkan untuk berfoto dan beristirahat sejenak. Teman saya juga berhasil menemukan beberapa jenis kerang di sini, namun tidak dibawa pulang karena kasihan kalau nanti sampai mati. Jadi sebaiknya dikembalikan ke habitat semulanya ya.

DCIM100GOPROGOPR0445.
Di depan tugu Leebong Island

IMG_20170922_133657_HDR-01

DCIM100GOPROGOPR0516.
Kebayang gimana foto ini diambil? Memang Mas Jack yang the best!
DCIM100GOPROGOPR0543.
Foto di depan salah satu gazebo di Leebong Island Resort

Dalam paket tour ke Leebong Island ini sebenarnya terdapat tour mengelilingi Mangrove, tetapi karena air laut sedang surut maka perahu tidak bisa menyusuri kawasan Mangrove. Sekitar pukul 14.30 kami dibawa untuk bermain kano di pantai Leebong ini. Untuk biayanya semua sudah include loh ke dalam biaya tour @visitbelitong itu. Biar tidak rugi tentunya harus nyoba main kano. Dan di sini ada hammock di tengah laut! Jadi kalian bisa menggunakan kano untuk mencapai hammock tersebut. Saya mencoba tiduran di dalam hammock tersebut dan rasanya amazing berasa dibuai oleh ombak dan angin lautan.

20170922_155444-01

Pukul 16.30 kami mandi dan berganti pakaian di kamar mandi yang tersedia. Kamar mandi di sini bersih banget loh dan sudah disediakan sabun serta sampo. Lalu kami kembali menaiki perahu pulang ke pelabuhan Tanjung Ru. Sunset sore itu sangat bagus, mataharinya terlihat sangat bulat karena sepanjang hari itu langit cerah tak berawan.

IMG_20170922_171303_HDR-01

DCIM100GOPROGOPR0607.
Menikmati sunset di pelabuhan Tanjung Ru

Kami memutuskan untuk langsung saja pergi makan malam baru kembali ke hotel untuk beristirahat. Dua hari penuh kami disajikan dengan beraneka ragam seafood, kali ini kami disajikan ayam penyet plus ketam khas Belitung. Ketam ini adalah cangkang kepiting yang di dalamnya dimasukkan daging padat yang telah dimasak dengan bumbu-bumbu lain. Perut kenyang, hatipun senang, tetapi badan sudah lelah dan saatnya beristirahat di hotel. Keesokan hari kami akan melakukan Island Hopping ke 7 pulau kecil di Belitung Utara, tunggu kelanjutan blog saya ya!

IMG_20170922_181932_HHT-03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *