Mengalami kehamilan pertama di negeri perantauan tentunya dapat membuat diri kita was-was. Perbedaan budaya dan bahasa seringkali menjadi kendala besar. Namun dengan kemajuan perkembangan teknologi, sekarang kita bisa banyak mendapatkan informasi dari internet. Di artikel kali ini aku akan membahas mengenai kehamilan di negara Jepang. Apa saja hal-hal penting yang perlu dilakukan ketika hamil di Jepang?

  1. Cek Test-Pack
    Jika kalian mulai merasakan tanda-tanda kehamilan, kalian bisa pergi ke apotek/drugstore dan membeli test-pack kehamilan. Test-pack ini cukup mudah ditemukan di berbagai drugstore di Jepang. Bahasa Jepang dari test-pack ini adalah 妊娠検査薬 (にんしんけんさやく, ninshin kensa yaku) atau 妊娠判定テスト (にんしんはんていテスト, ninshin hantei tesuto). Untuk harganya tidak terlalu mahal, berkisar dari ¥400-2000. Lakukan tes kehamilan ini sekitar 1 minggu setelah siklus menstruasi kalian terlambat. Jika test-pack menunjukkan hasil positif, maka kalian bisa mulai mencari dokter ob-gyn untuk memastikan kehamilan.

  2. Cek ke dokter ob-gyn/kehamilan
    Untuk memeriksakan kehamilan, kalian bisa mengunjungi dokter ob-gyn di rumah sakit atau klinik. Di pemeriksaan pertama, dokter akan memastikan kalau kalian benaran hamil. Setelah itu, kalian akan diminta untuk datang kembali dalam beberapa minggu untuk check-up.

  3. Lapor ke City Hall (Kuyakusho/Shiyakusho)
    Di pemeriksaan kedua (sekitar 2 minggu dari pemeriksaan pertama), suster di rumah sakit meminta kami untuk melaporkan kehamilan ke city hall. Di Jepang, setiap kehamilan itu penting untuk dilaporkan ke city hall tempat kalian tinggal. Tentunya yang pertama adalah supaya mendapat subsidi biaya check-up ke dokter dan subsidi biaya melahirkan. Tapi selain itu, dari city hall akan memberikan beberapa hal, yaitu:
    – 母子健康手帳 Boshi Kenkou Techou (Mother and Child Health Handbook/Buku Pegangan Kesehatan Ibu dan Anak)
    – Kupon subsidi check-up ke dokter
    – Gantungan maternity mark
    – Berbagai buku mengenai kehamilan
    – Brosur mengenai pelatihan/kelas kehamilan
    – Voucher untuk belanja keperluan bayi dan penggunaan taksi
    PS: Untuk detailnya akan aku bahas di artikel terpisah dan untuk barang yang diperoleh itu tergantung ke city hall daerah masing-masing ya.

  4. Kontrol/Check-up berkala
    Setelah pemeriksaan pertama, dokter akan meminta kalian untuk kembali melakukan kontrol dalam beberapa minggu. Biasanya di trimester pertama kontrolnya 2 minggu sekali, trimester kedua 4 minggu sekali, bulan ke 7-8 2 minggu sekali, dan bulan terakhir seminggu sekali. Kalau di rumah sakit aku, biasanya tiap kali ketemu dokter kita udah langsung bikin janji untuk kontrol berikutnya. Untuk penjelasan berapa biayanya akan aku jelaskan di artikel terpisah ya.

  5. Reservasi rumah sakit/klinik untuk melahirkan
    Untuk melahirkan di Jepang, kalian perlu memesan tempat untuk melahirkan karena bisa saja rumah sakit tersebut penuh kalau kalian gak reservasi terlebih dahulu. Dari hasil googling, aku baca banyak yang melakukan reservasi setelah melapor ke city hall. Tapi kalau kebijakan dari rumah sakit aku, reservasi baru dapat dilakukan ketika usia kehamilan memasuki 20 minggu. Jadi kalian bisa pastikan ke rumah sakit kalian kapan sebaiknya mulai reservasi. Sebelum melakukan reservasi, kalian sebenarnya masih bisa ganti dokter/rumah sakit. Kalau untuk aku pribadi, faktor-faktor pemilihan rumah sakit aku dilakukan atas pertimbangan berikut:
    – Kenyamanan berkonsultasi dengan dokter
    – Jarak dari rumah ke rumah sakit, kalau bisa jangan yang terlalu jauh
    – Biaya melahirkan
    Support bahasa asing, di rumah sakit aku disewakan tab untuk membantu menerjemahkan (lumayan butuh pada saat rawat inap nantinya, kalau check-up biasanya bareng suami yang ngerti bahasa Jepang)
    – Faktor lainnya: fasilitas ketika rawat inap, kondisi kebersihan rumah sakit, dll

Sekian hal-hal utama yang perlu dilakukan ketika kalian hamil di Jepang, cukup ribet memang hal-hal yang perlu diurus tapi benefit yang diperoleh juga bagus. Tunggu artikel aku berikutnya ya untuk hal-hal yang lebih detail 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *