Hari ini saya akan menceritakan pengalaman saya ketika mengunjungi French Theme Resort bernama “Colmar Tropicale”. Mungkin untuk beberapa orang nama tempat ini masih terdengar cukup asing, saya sendiri baru pertama kali mendengarnya. Tahu tempat ini berkat si mama yang rajin googling-googling destinasi apa yang bisa dikunjungi selama trip kami kemarin di Malaysia.

IMG_20180218_073206_HDR

Colmar Tropicale ini merupakan sebuah resort dengan bangunan ala-ala Eropa. Posisinya sendiri terletak di Berjaya Hills, sekitar 1 jam lebih perjalanan mobil dari Kuala Lumpur. Buat yang ingin mengunjungi resort ini dari Kuala Lumpur dapat menggunakan shuttle bus service mereka yang berangkat dari Berjaya Times Square. Untuk schedule perjalanan dan biayanya dapat dicek di website ini.

IMG_20180218_095822

Tentunya saya ada membaca beberapa review blogger lain mengenai tempat ini. Beberapa di antaranya mengatakan bahwa mereka hanya membutuhkan waktu 1 hari untuk mengitari tempat ini, karena nothing much to do. Jadi saya hanya menginap 1 malam saja di Colmar ini.

IMG_20180218_103555 edit

IMG_20180217_204112

Saya mengambil kamar Family Room dan dipisahkan seperti 2 kamar dengan connecting room. Tetapi untuk kamar satunya tidak terdapat kamar mandi. Untuk kamar di hotel ini terlihat butuh renovasi karena di beberapa bagian terlihat sudah agak usang. Tapi overall kamar ini masih nyaman untuk ditempati.

IMG_20180217_153810_HDR edit

Di sini sebenarnya terdapat cukup banyak tempat untuk dikunjungi, tetapi untuk menuju tempat tersebut kita perlu menggunakan shuttle bus atau mobil karena jaraknya yang sangat jauh hotel. Dari sekian banyak atraksi yang tersedia, kami hanya mengunjungi Japanese Tea Garden, sebuah taman yang disulap dengan suasana ala Jepang. Di sini kalian juga bisa menyewa kimono, pakaian tradisional Jepang, dengan harga RM20/orang.

IMG_20180217_165420_HDR

IMG_20180217_170457_HDR

Salah satu kekurangan utama dari resort ini adalah minimnya variasi pilihan kuliner. Mungkin karena dia merupakan French Theme Resort, sehingga semua restoran di sana menyajikan makanan Eropa. Jadi untuk orang-orang berlidah Asia, apalagi lidah Indonesia (baca: yang baru berasa makan kalau sudah menyantap nasi) akan kesulitan mencari makan di sana.

Beberapa restoran yang tersedia di sana adalah La Cigogne (French fine dining), La Blason (Malaysia & International specialties, tetapi karena restoran ini merupakan restoran all-u-can-eat jadi harganya agak fantastis), La Flamme (Italian restaurant, pizza dan spagetti-nya cukup enak menurutku), Le Poulet Roti (the only place you can find rice+chicken with affordable price I think), Le Vin (Bar), dan Ryo Zan Tei (Japanese restaurant, letaknya tidak di daerah resort hotel).

IMG_20180217_130029
Le Poulet Roti

Saran saya jika ingin mengunjungi tempat ini cukup membutuhkan waktu 1 hari karena daya tarik utamanya hanya berfoto di antara bangunan-bangunan ala Eropa. Untuk mencari makan agak susah dan a bit pricey. Kamar hotel cukup oke tetapi membutuhkan beberapa perbaikan.

Come back or no? Saya akan pilih no karena menurut saya pergi ke sana sekali sudah cukup, jika pergi lagi rasanya akan membosankan karena tidak banyak yang dapat dilakukan di sana.

IMG_20180217_173236_HDR

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *